Pemerolehan Bahasa Ragam Kata Sapaan Kekerabatan pada Anak Usia 4 Tahun dan Penggunaannya pada Tataran Sintaksis
DOI:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i6.10718Keywords:
pemerolehan bahasa, anak usia 4 tahun, kata sapaan kekerabatan, sintaksisAbstract
Berbagai penelitian mengenai bagaimana anak usia dini memperoleh akuisisi bahasa pertamanya telah banyak dikaji, namun penelitian mengenai pemerolehan kata sapaan kekerabatan oleh anak usia 4 tahun belum pernah dilakukan padahal kata sapaan merupakan hal penting pada aspek kehidupan sehari-hari dengan tujuan membangun komunikasi dan mematuhi prinsip kesantunan berbahasa. Tujuan penelitian ini berupa mendeskripsikan kata sapaan kekerabatan yang diperoleh anak usia 4 tahun dan bagaimana penggunaannya pada tataran sintaksis. Penelitian ini memberikan suatu kajian baru dalam pemerolehan bahasa anak, yaitu melihat bagaimana anak usia 4 tahun memperoleh dan menggunakan kata sapaan kekerabatan dalam berbagai kalimat. Metode deskriptif kualitatif dan teknik simak dan cakap merupakan bagian penting yang digunakan dalam metodologi penelitian ini. Hasil yang diperoleh yaitu anak usia 4 tahun telah menguasai beberapa kata sapaan kekerabatan baik dalam bentuk bahasa ibu yaitu bahasa daerah maupun juga bahasa Indonesia. Kata sapaan tersebut juga digunakan dalam berbagai bentuk kalimat. Analisis data yang telah dilakukan memperoleh simpulan bahwa kata sapaan yang digunakan oleh anak telah mengalami pergeseran dari bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia. Selain itu peran keluarga dan lingkungan sosial sangat penting. Penggunaan kata sapaan yang tepat juga menunjukkan bahwa anak telah memahami kesantunan berbahasa sedari ia memperoleh bahasa pertamanya.
References
Abror, M., & Sukmawati, N. (2025). Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Sosial di Pondok Pesantren Darul Husna Karawang: Perspektif Pragmatik. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5(1), 299–305.
Aini, A. N., & Sari, N. K. (2025). Analisis Pengaruh Lingkungan Keluarga untuk Perkembangan Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Deiksis, 7(1), 8–21.
Anasti, H. P. (2022). Afiksasi dalam Bahasa Kerinci di Daerah Pulau Tengah dan Pemanfaatannya dalam Pembelajaran. Basicedu, 6(3), 3230–3244.
Balqis, I. L., Noviyanti, S., & Cindy. (2024). Hakikat Pemerolehan Bahasa dan Faktir-faktor Pendukung Pemerolehan Bahasa. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 2247–2253.
Chaer, A. (2011). Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Rineka Cipta.
Diyanti, V., & Subiyantoro. (2021). Sapaan Kekerabatan Bahasa Kerinci di Kecamatan Gunung Raya Kabupaten Kerinci. Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 20(2), 248–259.
Elvina, A., Sastra, G., & Lindawati. (2020). Pemerolehan Kalimat Bahasa Indonesia Anak Usia 4;0-5;0 Tahun. Lingua, 17(2), 180–202.
Endah, N., Rahmayanti, D. A., & Supriatna, D. (2018). Pemerolehan Bahasa Pertama Terhadap Anak Usia 2 sampai 4 tahun Menurut Tataran Morfologis dan Sintaksis. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(6), 847–854.
Fitria, D., & Sartika, R. (2021). Pemerolehan Bahasa Kalimat dan Struktur Kalimat Bahasa Indonesia Anak Usia 3;0-4;0 Tahun di PAUD BIMBA AIUEO. Prosiding KOLITA 19, 98–103.
Hanifah, L. (2025). Eksplorasi Kalimat Imperatif dalam Kumpulan Puisi Bertema Lebaran Tahun Baru 2024 Edisi Detik.Jatim. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Bahasa, 14(1), 24–34.
Harsanti, C. N. (2021). Pemerolahan Bahasa Pertama terhadap Anak Usia 2 sampai 4 Tahhun Menurut Tataran Morfologi dan Sintaksis. Jurnal Kualita Pendidikan, 2(2), 131–135.
Hasanah. (2006). Pemerolehan Bahasa. Rineka Cipta.
Karmizi, Y., Syofiani, & Morelent, Y. (2024). Penggunaan Kata Sapaan kekeluargaan di Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 11(1), 89–96.
Kridalaksana, H. (2013). Kamus Linguistik (Keempat). Gramedia Pustaka Utama.
Leech, G. N. (2015). Prinsip-prinsip Pragmatik (Cetakan 1). UI Press.
Lestari, N., Salsabila, N., & Noviyanti, S. (2023). Perkembangan Pemerolehan Bahasa Aspek Sintaksis Pada Anak Usia 4 Tahun. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(5), 11144–11153.
Mahas, N. H., Muhsyanur, & Verlin, S. (2025). Pola Kesantunan Berbahasa Indonesia dalam Komunikasi Akademik Mahasiswa Universitas Islam As’adiyah Sengkang: Analisis Sosiopragmatik. Aksentuasi, 6(1), 138–149.
Mahmud, S., Sulaiman, B., Alamsyah, T., & Rohana, S. (2003). Sistem Sapaan Bahasa Sumeulue. Pusat Bahasa.
Manshur, A., & Nisa, L. A. (2022). Analisis Sintaksis Kalimat Deklaratif dan Kalimat Interogatif dalam Film Incredible Love Tahun 2021. PENEROKA: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(1), 48–66.
Marnita, R. (2022). Kakak: Kata Sapaan Netral Dalam Komunikasi Transaksi Online di WhatsApp. Indonesian Language Education and Literature, 8(1), 187–199.
Mieske. (2020). Analisis Pemerolehan Bahasa Anak Usia 4 Tahun (Bidang Semantik). Jurnal Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 1(2), 1–7.
Muna, H. N., & Ridwan, M. H. (2025). Stimulus dan Respons dalam Akuisisi Bahasa Ibu: Tinjauan Behavioristik pada Perkembangan Linguistik Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 15(2), 195–202.
Naibaho, C. N., Tampubolon, F. A., Siburian, Y., & Surip, M. (2025). Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Perkembangan Kemampuan Berbahasa Anak. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 3(2), 150–161.
Novitri, D. M., & Setiawan, A. (2024). Pemerolehan Bahasa Asing pada Anak Usia Dini: Tantangan, Strategi, dan Penerapannya pada Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini. Basicedu, 8(6), 4797–4805.
Nurhadi, T. (2022). Aneka Jenis Kalimat Larangan Bahasa Jawa: Analisis Berdasarkan Diatesis. Buana Bastra, 9(2), 65–72.
Qalbi, S. U., & Nuryani. (2020). Jenis Kalimat pada Tuturan Anak Usia Empat Tahun: Kajian Sintaksis. Disastra: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(1), 50–56.
Salamah. (2022). Pemerolehan Bahasa Pertama pada Anak Usia Dini. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 7(1), 27–34.
Salamah, S., Satwika, P. W., Salma, W., & Setiawati, E. (2024). Pemerolehan Bahasa Anak Usia Dini di PAUD Mentari: Tinjauan Sintaksis dan Psikolinguistik. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 83–98.
Setiasih, N., & Suryadi. (2025). Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Dunia Anak; Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 9–19.
Shelanda, B. R., & Sulaiman, E. (2021). Analisis Kalimat Interogatif dalam Talkshow Mata Najwa. J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture, 1(3), 3–40.
Suhartatik, Hodairiyah, & Arifah, S. (2024). Kontribusi Honorifik Bahasa Madura terhadap Pengayaan Sapaan Santun Berbahasa Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep. BASTRANDO, 4(2), 182–193.
Suprihatien, Utami, A. S., Ardani, V. N., Yurtikarini, E. M., & Burdam, S. (2024). Penggunaan Cerita Bergambar Sebagai Alat Bantu dalam Pembelajaran Kosa Kata Bahasa Indonesia Kelas Rendah Sekolah Dasar. Basicedu, 8(6), 4654–4661.
Syafar, D. N. (2016). Negasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Arbitrer, 3(1), 1–11.
Tartila, A. (2020). Pengaruh Gawai terhadap Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 4 Tahun dengan Analisis Sintaksi. SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 49–55.
Thamimi, M., & Wiranty, W. (2019). Tindak Tutur Imperatif Bahasa Melayu Dialek Selimbau Kabupaten Kapuas Hulu (Kajian Pragmatik). Jurnal Pendidikan Bahasa, 8(1), 155–170.
Usman, H. (2015). Studi Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 4 Tahun (Kajian Sintaksis). JLT-Jurnal Linguistik Terapan, 5(2), 16–27.
Wulandari, S. (2021). Kalimat Imperatif dalam Novel Selena Karya Tere Liye (Kajian Sintaksis). PENEROKA: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 134–152.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Huriyah Padhilah Anasti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
