Analisis Pembentukan Karakter Siswa Reguler dan Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Alam Iklusi Jogja Green School: Studi Kasus Tantangan dan Peran Guru
DOI:
https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i1.11446Keywords:
jogja green school, sekolah alam, pendidikan karakterAbstract
Pendidikan karakter berbasis alam menempatkan pengalaman langsung sebagai wahana pembentukan nilai dan keterampilan siswa, namun praktiknya dalam sekolah inklusif masih jarang dikaji secara mendalam, terutama yang menelaah secara bersamaan siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus dalam satu satuan sekolah alam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakter yang dikembangkan melalui program Sekolah Alam di Jogja Green School, mengidentifikasi tantangan pelaksanaannya, serta menjelaskan peran guru dan fasilitator dalam mendukung pembentukan karakter pada kelas inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek meliputi pemilik yayasan, kepala sekolah, guru, fasilitator, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai akhlak, kepedulian lingkungan, kemandirian, kreativitas, serta kemampuan sosial dan fisik siswa tumbuh melalui aktivitas berbasis alam yang melibatkan interaksi langsung dengan lingkungan. Pendekatan inklusif memberi ruang partisipasi bersama bagi siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus dengan dukungan guru dan shadow teacher. Tantangan yang dihadapi meliputi perbedaan karakteristik siswa, keterbatasan fasilitas luar ruang, kesiapan pendidik, dan dukungan orang tua. Studi ini menyajikan gambaran empiris tentang integrasi sekolah alam dan pendidikan inklusif dalam pembentukan karakter siswa.
References
Arsini, Y., Yoana, L., Prastami, Y., Sumatera, U., & Medan, U. (2023). Peranan Guru Sebagai Model Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik. JURNAL MUDABBIR (Journal Research and Education Studies), 3(2).
Desiningrum, D. R. (2016). Psikologi anak berkebutuhan khusus (Cet. 1). Psikosain.
Faridatul Umah, C. (2023). PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA SISWA DI SEKOLAH DASAR ALAM AL-IZZAH KRIAN Faridatul. JTIEE, 7(2), 91–96.
Hadziq, A. (2020). Pembelajaran Agama Dan Lingkungan Dalam Kultur Sekolah Alam: Potensi Membumikan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini Di Sekolah. Jurnal Tatsqif, 14(2016).
Hamid, A., Irshad-Ullah, H. M., & Faiz, Z. (2020). Role of shadow teacher in the provision of academic and social support for children with special needs at inclusive schools. Journal of Inclusive Education, 4(1), 129–144.
Hasnadi, H. (2019). Penerapan Nilai-Nilai Karakter Melalui Budaya Sekolah. IDARAH: Jurnal Pendidikan Dan Kependidikan, 3(2), 158–172.
Indonesia, C. (2017). Semakin banyak yang melaporkan kasus ‘bullying.’ CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170722163858-277-229641
Jannah, A. (2023). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membina Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar. PENDAS Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(1), 88–100.
Jannah, N. A. S., & Safitri, K. (2021). Model Pembelajaran Kontekstual Sebagai Strategi Pembelajaran Bahasa Arab. Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab.
Kristina, M., Sari, R. N., Puastuti, D. W. I., Pringsewu, S., & Pringsewu, S. (2021). Implementasi kurikulum sekolah alam dalam pembentukan pendidikan karakter peserta didik di sekolah alam al karim lampung. JURNAL IDAARAH, 5(2), 347–355.
Lasterman, N. M., & Sihotang, H. (2024). Konsep Pendidikan Alamiah dalam Kurikulum Merdeka menurut Pandangan Jean – Jacques Rousseau. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 1533–1544.
Lickona, T. (2013). Educating for character. Bantam Books.
Loka, I., & Listiana, A. (2022). Analisis pembentukan karakter anak usia dini pada kurikulum sekolah alam. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 5(6), 709–721.
Marwiyati, S., & Kinasih, A. S. (2022). Shadow teacher dalam proses pembelajaran anak usia dini di Lembaga Raudlatul Athfal. Journal of Early Childhood and Character Education, 2(1), 29–46.
Muhtarom, T. (2016). Keyakinan diri (self efficacy) siswa berkebutuhan khusus dalam mengenyam pendidikan di sekolah inklusi. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 2(2).
Muhtarom, T., & Cahyani, P. (2023). Analisis penyebab, social adjustment, dan dukungan sekolah terhadap siswa slow learner di SDN 1 Ngulakan. Taman Cendekia: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 7(1), 46–58.
Mukaromah, L. (2020a). Pembelajaran berbasis alam dalam membentuk karakter anak usia dini (studi analisis di TK Jogja Green School). Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 85–95.
Mukaromah, L. (2020b). Pembelajaran berbasis alam dalam membentuk karakter anak usia dini (studi analisis di TK Jogja Green School). Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 85–95.
Nur Alinda, S., Yanyan Setiawan, A., & Sudrajat, A. (2021). Alih Fungsi Lahan Dari Sawah Menjadi Perumahan Di Kampung Gumuruh Desa Nagrak Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung. Geoarea, 04(02), 55–67.
Putra, K. (2020). Resepsi dan glokalisasi isu lingkungan di Jogja Green School. Universitas Islam Indonesia.
Qiftiyah, M., & Calista, W. (2021). Shadow teacher for special needs students: Case study Class VI Taman Muda Ibu Pawiyatan Yogyakarta. EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 13(1), 26–35.
Ramadhan, D., Nurlaili, I., Primastuti, K. P., Widyawati, R., Farida, V., & Muhtarom, T. (2025). Mengembangkan Karakter Aktif dan Mandiri Dengan Metode Experiental Learning di SD IT Alam Nurul Islam. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(2), 1672–1685.
Saadati, B. A., & Sadli, M. (2019). Implementasi pendidikan inklusi berbasis pengembangan diri di sekolah alam jogja green school. El Midad: Jurnal Jurusan PGMI, 11(2), 117–132.
Setiawan, A., & Hidayat, R. (2021). Bullying di lingkungan sekolah dan dampaknya terhadap perkembangan karakter anak. Jurnal Psikologi Pendidikan, 4(1).
Sitorus, L., & Lasso, A. H. (2021). Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan melalui Pembiasaan dan Pembudayaan di Sekolah Menengah Pertama. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 2206–2216.
Suyanto. (2018). Pendidikan karakter dalam konteks pembelajaran kontekstual. Kencana.
Syafril. (2017). Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Kencana.
Tadjuddin, N. (2018). Pendidikan moral anak usia dini dalam pandangan psikologi, pedagogik, dan agama. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 100–116.
Triana, N. (2022). Pendidikan karakter. Mauizhah: Jurnal Kajian Keislaman, 11(1).
Vitasari, N, Martaningsih, S. T. (2018). Kesiapan Sekolah dalam Menetapkan Pendidikan Inklusi di Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Fundamental Pendidikan Dasar, 1(1), 2614–1620.
Wulansari, B. Y. (2017). Model pembelajaran berbasis alam sebagai alternatif pengembangan karakter peduli lingkungan. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 95–105.
Yusuf, F. A., & Fajari, L. E. W. (2025). Character Quality Development in Future-Oriented Education: A Case Study of Indonesian Nature-Based Schools. Educational Process: International Journal, 14, e2025029.
Zakiyah, E. Z., Fedryansyah, M., & Gutama, A. S. (2018). Dampak bullying pada tugas perkembangan remaja korban bullying. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(3), 265–279.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Elsa Medyana Dewi, Diza Sekar Agianti, Mifta Muti Dwiyanti, Nadia Ayu Firnanda, Nitta Sapira Ulandari, Najwa Afitasuci Aurellia, Mauren Putri Andrea, Taufik Muhtarom

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
