Integrasi Teknologi, Spiritualitas, dan Humanisme dalam Desain Pendidikan Agama Islam di Era Society 5.0

Authors

  • Sinta Mashita UIN Antasari Banjarmasin, Indonesia
  • Eka Susanti UIN Antasari Banjarmasin, Indonesia
  • Ani Cahyadi UIN Antasari Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i2.11613

Keywords:

Keywords: Islamic Religious Education, Society 5.0, Artificial Intelligence (AI), Spiritual and Technological Integration

Abstract

Perkembangan Society 5.0 dan kecerdasan buatan (AI) telah mengubah secara fundamental Pendidikan Agama Islam (PAI). Akses informasi instan yang menyertainya berpotensi melemahkan kemampuan berpikir kritis siswa sekaligus menggerus otoritas keilmuan tradisional. Penelitian ini bertujuan merumuskan desain PAI berbasis kompetensi abad ke-21 yang mengintegrasikan teknologi, spiritualitas, dan humanisme di era Society 5.0. Keunikan penelitian ini terletak pada sintesis ketiga elemen tersebut sebagai strategi utama, yang menghasilkan kerangka kompetensi konkret spiritual (refleksi akhlak), sosial (kolaborasi berbasis nilai), intelektual (berpikir kritis berbasis agama), dan digital (literasi etis), serta model pembelajaran aplikatif yang dapat langsung diterapkan dalam kurikulum PAI. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan metode library research. Data diperoleh dari 17 sumber primer (jurnal ilmiah, buku referensi Society 5.0, dan dokumen kebijakan pendidikan Islam tahun 2018–2025), kemudian dianalisis secara tematik melalui reduksi data, pengelompokan tema, interpretasi kritis, dan analisis komparatif. Hasil menunjukkan bahwa PAI perlu mengintegrasikan empat kompetensi tersebut secara etis agar peserta didik menjadi reflektif, kritis, dan bertanggung jawab terhadap teknologi. Peran guru bergeser menjadi fasilitator nilai dan teladan akhlak melalui diskusi, proyek kolaboratif, serta refleksi spiritual. Kurikulum abad ke-21 harus menyelaraskan ilmu agama dengan ilmu umum, memanfaatkan e-learning dan media interaktif tanpa mengabaikan dimensi humanistik

References

Andri, A. S., Nisa, R., Lubis, L., & Siregar, P. (2025). The Future Of Islamic Education: Opportunities And Challenges. IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education), 6(2), 315–335. https://doi.org/10.37567/ijgie.v6i2.3952

Chumayroh, & Cahyadi, A. (2025). Effective Teaching Approaches in Islamic Religious Education Learning. Journal of Digital Learning and Distance Education, 3(8), 1220–1227. https://doi.org/10.56778/jdlde.v3i8.394

Hadid, S., Chasanah, C., & Khuriyah, K. (2025). Revitalisasi Kurikulum PAI?: dari Pendekatan Doktrinal ke Pendekatan Humanistik. JURRIPEN, 4, 448–460. https://doi.org/10.55606/jurripen.v4i1.4808

Holmes, W., & Luckin, R. (2016). Intelligence unleashed: An argument for AI in education. Pearson?: UCL Knowledge Lab.

John W. Creswell. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.

Lubis, Z., & Anggraeni, D. (2019). Paradigma Pendidikan Agama Islam di Era Globalisasi Menuju Pendidik Profesional. Jurnal Online Studi Al-Qur’an, 15(1), 133–153. https://doi.org/10.21009/JSQ.015.1.07

Marr, B. (2023). Artificial intelligence in practice: Bagaimana 50 perusahaan sukses menggunakan artificial intelligence untuk memecahkan masalah (Cetakan kedua). Elex Media Komputindo.

Matthew B. Miles & A. Michael Huberman. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE.

Moleong Lexy J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Mufidah, M., Hartiwiningsih, H., & Isharyanto, I. (2024). Harmonization of Artificial Intelligence (Ai) in Indonesia: Exploration of Technology And Ethics in Islam. Law and Justice, 9(1), 89–109. https://doi.org/10.23917/laj.v9i1.5190

Nashuddin. (2021). Tantangan ilmu pendidikan Islam di era revolusi industri 4.0. Sanabil.

Nasikin, M., Abzar, M., & Afandi, N. K. (2024). Strengthening Islamic Religious Education Teacher Competencies in the Society 5.0 Era: Challenges and Interventions. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 16(3). https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i3.5728

Nasution, S., Pohan, A. J., Hayati, N., Khairurrijal, & Nur, K. (2025). Islamic Religious Education in the Post-Human Era: Embracing Artificial Intelligence through Transformative Spirituality. JPPI, 13, 26–43. https://doi.org/10.36667/jppi.v13i1.2170

Norman K. Denzin & Yvonna S. Lincoln. (2011). The Sage Handbook of Qualitative Research. SAGE Publications.

Nurdin, A., Hendra, Khozin, Haris, A., Zainab, N., & Yahaya, M. Z. (2024). Developing the Islamic Religious Education Curriculum in Inclusive Schools or Madrasah and Its Implementation: A Systematic Literature Review. Jurnal pendidikan agama Islam, 21(1), 94–110. https://doi.org/10.14421/jpai.v21i1.6907

Pujianti, E., & Nugraha, H. A. (2025). Role of Islamic Religious Education Teachers in Shaping the Inclusive Character of Students. Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature, 4(001), 371–380. https://doi.org/10.54012/jcell.v4i001.402

Putra, L. D., Fitriyani, D. A., Fatimah, S., & Berlianti, D. S. S. (2023). Pengaruh Penggunaan Teknologi Media Digital dalam Pembelajaraan Siswa Secara Kontekstual dan Audio Visual di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 7(4), 2672–2678. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.5921

Saiful, S. (2023). Sistem Pendidikan Islam, Integrasi Ilmu Pengetahuan Agama dan Teknologi Digital. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(2), 1100–1107. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i2.1659

Sari, R. W., Syahsiami, L., & Subagyo, A. (2025). Tinjauan Teoritis Integrasi Agama dan Sains dalam Pendidikan. Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam, 23(1), 19–36. https://doi.org/10.30762/realita.v23i1.483

Sholeh, M. I. (2023). Technology Integration in Islamic Education: Policy Framework and Adoption Challenges. Journal of Modern Islamic Studies and Civilization, 1(02), 82–100. https://doi.org/10.59653/jmisc.v1i02.155

Sholehah, N. R. (2025). Islamic Education Based On Integration Of Science. Halaqa: Journal of Islamic Education, 1(2), 227–244. https://doi.org/10.61630/hjie.v1i2.17

Siregar, H. S., Nurhamzah, N., Munir, M., & Fikri, M. (2025). Enhancing Islamic Education through Technology Integration: A Study of Teaching Practices in Indonesia. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 13(2), 959–986. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v13i2.1875

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tamimi, F., & Munawaroh, S. (2024). Teknologi Sebagai Kegiatan Manusia Dalam Era Modern Kehidupan Masyarakat. Saturnus?: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, 2(3), 66–74. https://doi.org/10.61132/saturnus.v2i3.157

Velly, V., Rahman, A., Alharbi, A., & Awan, N. (2025). Islamic Education 4.0: Rethinking Moral and Religious Learning for a Socially Conscious Generation. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 39–62. https://doi.org/10.15408/tjems.v12i1.46161

Zaratuzar, Z. (2025). Integrasi Sains dan Teknologi dalam Pendidikan Agama Islam: Membangun Generasi Muslim yang Kritis dan Visioner. Yayasan YPMMA, 1, 20–24. https://doi.org/10.58477/sti.v1i1.292

Zed Mestika. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Published

2026-05-17

How to Cite

Mashita, S., Susanti, E., & Cahyadi, A. (2026). Integrasi Teknologi, Spiritualitas, dan Humanisme dalam Desain Pendidikan Agama Islam di Era Society 5.0. Jurnal Basicedu, 10(2), 686–702. https://doi.org/10.31004/basicedu.v10i2.11613

Issue

Section

Articles

Citation Check